Kepemimpinan dan motivasi kerja sangat berkaitan langsung dengan kinerja pegawai. Kepemimpinan dan motivasi kerja yang dirasakan oleh pegawai dapat menurunkan kinerja ataupun meningkatkan kinerja pegawai. Pegawai yang merasa puas dengan pekerjaan yang diperoleh akan termotivasi untuk meningkatkan kinerja sehingga akan berdampak pada meningkatnya kinerja insatnsi secara keseluruhan. Analisis yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, Moderated Regresion Analysis (MRA) dari pengujian hipotesis. dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja merupakan variable intervening yang dapat memperkuat pada variable kepemimpinan terhadap Kinerja pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti karena pengaruh tidak langsung sebesar 0,674 atau 67,4 % lebih besar dari pengaruh langsung 0, 455 atau sebesar 45,5 %. Pengujian Secara Simultan Berdasarkan pada table Nilai koefisien determinasi R2 sebesar 0,680 aritanya hubungan kepemimpinan dan motivasi kerja secara simultan terhadap Kerja Pegawai pada adalah sebesar 68,0 % dan sisanya 32,0 % yang tidak diteliti dalam penelitian ini, pengujian F-hitung sebesar 60,647 dengan uji sig 0,000, lebih kecil dari alfa α 0,05 sehingga pengujian hipotesis ini terbukti maka Ha diterima dan Ho ditolak.
Copyrights © 2020