pendidikan, science, teknologi, dan ekonomi
Vol 10, No 1 (2016): JIT

PENGGUNAAN PENGHUBUNG GESER DARI RANTING BAMBU SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KEKUATAN DAN KEKAKUAN BALOK BAMBU SUSUN

Astuti Masdar (Sekolah Tinggi Teknologi Payakumbuh)



Article Info

Publish Date
20 May 2016

Abstract

AbstractBamboo is an environmentally friendly construction material that has great potential to be used as a structural material. As a structural material, bamboo can be used in a variety of building components such as beams, columns, or as a truss structure. High strength bamboo material cannot be fully utilized due to the stiffness of the structure. One of the efforts is by making bamboo beam stacking using shear connectors in order to obtain good stiffness and deflection does not exceed the limit deflection permit. The use of steel bolts as shear connectors on beam stacking bamboo makes bamboo construction is less economical because the cost of a bamboo construction to be expensive. Therefore in this study used a beam shear connectors in the form of pegs of bamboo twigs ori ((Bambusa arundinacea) having good strength and a relatively cheap price. It can conclude that the used shear connector from Bamboo ori branch have a good potential to be develop. Keywords: bolt, connector, bamboo,  bamboo beam, construction AbstrakBambu merukan material yang ramah linggkungan yang mempunyai potensi besar untuk dikembangkan sebagai material struktur. Sebagai material struktur,  bambu dapat digunakan pada berbagai macam komponen struktur seperti balok,kolom atau sebagai struktur rangka batang.  Kekuatan bambu yang tinggi tidak sepenuhnya dapat dimamfaatkan karena terkendala oleh lemahnya kekakuan struktur . Salah satu cara yang dilakukan adalah menggunaan konektor geser dari baja untuk membuat konstruksi bambu menjadi lebih kaku dan lendutan yang terjadi tidak melampuai lendutan ijin. Penggunaan baut dari baja sebagai konektor geser pada balok bambu susunmenjadikan konstruksi bambu kurang ekonomis karena biaya sebuah konstruksi bambu menjadi mahal. Penelitian ini merupakan upaya untuk memaksimalkan penggunaan bambu sebagai material struktur yang mempunyai keunggulan sebagai material konstruksi yang mempunyai kekuatan yang baik, mudah dalam pelaksanaannya, ekonomis dan ramah lingkungan. Bambu yang digunakan sebagai balok adalah bambu wulung (Gigantochloa atroviolace) dan sebagai konektor geser adalah ranting bambu iri (bambusa arundinacea). Berdasarkan hasil pengujian diketahui bahwa balok bambu susun yang menggunakan konektor geser dari ranting bambu ori mempunyai kekuatan yang baik sehingga dapat disimpulkan bahwa konektor geser dari ranting bambu ori mempunyai potensi untuk dikembangkan.. Keywords: baut, konektor, bambu, balok bambu susun, konstruksi

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jit

Publisher

Subject

Education Public Health

Description

Jurnal ini berisikan artikel penelitian tentang pendidikan, ilmu kesehatan atau kesehatan masyarakat, ilmu science. teknologi, dan ...