Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran ekonomi melalui penerapan model pembelajaran berdasarkan masalah pada pokok bahasan menjelaskan konsep permintaan dan penawaran uang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan desain penelitian yang terdiri dari tiga siklus dan tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah kelas X-6 SMA Negeri 1 Krian yang berjumlah 33 siswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan penerapan model pembelajaran berdasarkan masalah dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan kualitas hasil belajar siswa. Salah satu kualitas proses pembelajaran yang dimaksud adalah keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran ekonomi. Hal ini didasarkan pada hasil observasi aktivitas siswa selama proses pembelajaran. Keaktifan siswa pada siklus I sebesar 63,64 %, pada siklus II sebesar 81,82 %, pada siklus III sebesar 90,91%. Hasil belajar siswa diperoleh dari posttest yang telah mencapai ketuntasan pada siklus I sebesar 70,97%, pada siklus II sebesar 80,65%, dan pada siklus III sebesar 90,32%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran berdasarkan masalah dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada pembelajaran ekonomi. Kata kunci: Keaktifan Belajar, Hasil Belajar, Model Pembelajaran Berdasarkan masalah
Copyrights © 2013