Abstrak Dalam kegiatan pembelajaran akuntansi di sekolah, guru menggunakan bahan ajar konvensional yang bersifat tidak kontekstual, dan tidak menarik sehingga tidak sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Hal ini mengakibatkan peserta didik kesulitan memahami materi rekonsiliasi bank karena tidak dapat membuat gambaran hubungan materi dengan kehidupan nyata. Perlu dikembangkan bahan ajar akuntansi keuangan berbasis kontekstual materi rekonsiliasi bank. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis proses pengembangan bahan ajar, kelayakan bahan ajar dan respon peserta didik terhadap bahan ajar akuntansi keuangan berbasis kontekstual materi rekonsiliasi bank kelas XI Akuntansi SMK Negeri di Surabaya. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (RND). Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan 4D Thiagarajan, Semmel dan Semmel, namun tidak dilakukan tahap penyebaran. Hasil penelitian menunjukkan proses pengembangan menghasilkan produk akhir berupa bahan ajar akuntansi keuangan berbasis kontekstual materi rekonsiliasi bank. Analisis kelayakan isi bahan ajar sebesar 80,61%, kelayakan penyajian 81,25%, kelayakan bahasa 77,61% dan kelayakan kegrafikan 98,82%, sehingga rata-rata kelayakan bahan ajar sebesar 85,55% dengan kriteria sangat layak. Rata-rata respon peserta didik sebesar 94.07% dengan kriteria sangat memahami. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Kata Kunci: bahan ajar kontekstual, akuntansi keuangan, rekonsiliasi bank. Abstract In studying process, teacher use conventional teaching materials, does not have a contextual, and not interested so that not match with student needed. The result student difficulty understand in bank recontiliation material because can not make connection teory with real life. This study aims to analysis the development process of teaching materials, appropriateness of teaching materials and students’ responses towards contextual based financial accounting teaching materials on accounting XI class bank reconciliation material for vocational high school in Surabaya. This is research and development study which uses developing model proposed by Thiagarajan, Semmel and Semmel, without disseminate steps. The result of this study shows that the result of development process is contextual financial teaching materials on bank reconciliation material. The analysis of content appropriateness is 80,61%, the presentation is 81,25%, the language is 77,61% and the graphics is 98,82%, the average of those components is 85,55% with this criteria of very appropriate. The average percentage og students’ responses is 94,07% with the criteria of very understand. The study conclude that development teaching materials appropriate to use in studying activity. Keywords: contextual teaching materials, financial accounting, bank reconcile.
Copyrights © 2018