Peran orang tua khususnya ibu sangatlah penting dalam perkembangan anak tunarungu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran dukungan sosial keluarga yang memiliki anak tuna rungu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis metode studi kasus dengan subjek penelitian ini adalah 2 anak tuna rungu (AB dan D) dengan informan tambahan 2 ibu dari kedua anak tersebut yaitu Ibu I dan A Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara semi tersruktur yang mana jenis wawancara ini sudah termasuk dalam kategori indepth interview, dimana pelaksanaannya lebih bebas dan terbuka dalam melakukan wawancara. Dari hasil dari penelitian ini diketahui bahwa dukungan sosial yang dialami oleh subyek dapat dijelaskan dalam dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan informatif, dan dukungan persahabatan. Bentuk dukungan sosial keluarga yang didapatkan oleh subyek AB dan D berbeda yang berpengaruh terhadap kepercayaan diri, keterbukaan dan keberaniannya. Salah satu hal yang berkaitan dengan dukungan sosial keluarga pada anak penyandang disabilitas tunarungu adalah kualitas komunikasinya dengan keluarga yang lebih banyak dengan ibu, cenderung mendukung keterbukaan anak pada ibunya.
Copyrights © 2022