Telah dilakukan penelitian Uji Aktivitas Antimikroba Hasil Fraksinasi Ekstrak Rimpang Jeringau (Acorus calamus L.) Terhadap Bakteri Patogen. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui komponen kimia dan aktivitas antimikroba dari ekstrak teraktif rimpang jeringau terhadap bakteri Escherchia coli, Pseudomonas aeroginosa, Salmonella thypi, Vibrio colera, Bacillus subtilis, Streptococcus mutans, Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, dan jamur Candida albicans. Ekstrak Rimpang Jeringau diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat dan etanol 96%. Hasil pengujian menunjukkan ekstrak etil asetat memberikan efek teraktif dan selanjutnya fraksinasi dan menghasilkan 5 fraksi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Fraksi C ekstrak etil asetat memberikan hambatan yang baik pada konsentrasi 1000 ppm dengan luas zona hambat 0,74 cm untuk Escherchia coli, 0,76 cm untuk Bacillus subtilis, 0,86 cm untuk Streptococcus mutans, 0,79 untuk Salmonella thyposa, 0,77 cm untuk Staphylococcus epidermidis, 0,80 cm untuk Staphylococcus aureus, 0,74 cm untuk Vibrio colera, 0,70 cm untuk Pseudomonas aeroginosa. Setelah diidentifikasi komponen kimia menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat rimpang jeringau mengandung senyawa flavonoid, fenolik, dan alkaloid .
Copyrights © 2017