Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah untuk membantu petani jamur tiram terutama pada proses sterilasasi baglog. Selama ini sterilisasi baglog masih menggunakan drum bekas oli, sehingga dalam kenyataan di lapang banyak ditemui kelemahan-kelemahannya seperti: kapasitasnya terbatas hanya 75 baglog sekali proses, panas banyak yang hilang terbuang sehingga suhu sterilisasi tidak maksimal, memerlukan waktu cukup lama sekitar 8 jam, dan kebutuhan bahan bakar LPG lebih banyak. Produk baglog yang dihasilkan cukup unik yaitu baglog tanpa ring, dengan kelebihan tahan terhadap bahaya busuk. Target kegiatan pengabdian ini adalah terbuatnya satu unit sterilisasi baglog yang hemat energi dengan kapasitas sekali proses adalah 450 baglog. Metode yang dilakukan untuk sterilisasi yakni dengan menerapkan sterilisasi terpisah. Artinya baglog tidak langsung berada di atas air mendidih, tetapi terpisah antara sumber uap air (steamer) dengan tempat sterilisasi baglog jamur. Steamer yang digunakan menerapkan sistim pipa api. Kelebihan sistim pipa api adalah panas dapat terserap maksimal dan panas yang terbuang ke lingkungan sangat kecil. Kebutuhan bahan bakar gas LPG dalam proses sterilisasi baglog jamur tiram selama 8 jam sebesar 10,43 kg dengan 450 baglog yang disterilkan.
Copyrights © 2022