Pemborosan waktu pada proses analisa kemasan dapat menyebabkan keterlambatan dalam proses produksi. Kondisi ini mempengaruhi kecepatan dalam memenuhi permintaan konsumen. Perhitungan lead time analisa kemasan merupakan hal penting untuk dihitung agar pelulusan kemasan untuk produksi bisa tepat waktu. Dalam penelitian sebelumnya perbaikan yang dapat digunakan untuk meminimalisir waste adalah dengan mereduksi waktu set-up internal menjadi set-up eksternal menggunakan metode single minute exchange of dies (SMED). Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan data hasil observasi terhadap paramater pengujian dalam analisa kemasan dari 1 nomor bats pada 32 vat. Berdasarkan data dari pengamatan yang telah dilakukan pada analisa kemasan primer flexy bag terdapat 23 aktivitas yang terdiri dari 18 aktivitas internal dan 5 aktivitas yang dapat dikonversikan ke eksternal. Hasil dari Penerapan metode SMED pada penelitian ini dapat penurunan waktu set-up sebasar 58,06% atau 13,18 jam. Sehingga didapatkan efisiensi waktu dengan meminimalkan aktivitas internal.
Copyrights © 2020