Pada era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) resep yang diberikan terhadap pasien harus mengacu pada Formularium Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui presentase kesesuaian peresepan obat pasien kronis BPJS poliklinik Penyakit Dalam dengan cara membandingkan Formularium Nasional dengan Formularium Rumah Sakit di Rumah Sakit X. Metode penelitian dilakukan secara Deskriptif non analitik dengan rancangan cross sectional dan pengambilan teknik secara Purposive Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah 168 pasien dengan jumlah sampel 63 pasien yang telah memiliki kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan menjelaskan atau mendeskripsikan karakteristik masing-masing variabel yang diteliti. Pada tahap ini data yang diperoleh diolah untuk mendapatkan skor berupa persentase. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Formularium Nasional dengan jumlah 168 lembar resep jumlah yang sesuai Formularium Nasional yaitu 128 (86,96%) dan Formularium Rumah Sakit dengan jumlah 168 lembar resep jumlah yang sesuai Formularium Rumah Sakit yaitu 154 (96,22%). Belum mencapai target yang ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan sebesar (100%). Semakin tinggi persentase kesesuaian resep dengan Formularium Nasional dan Formularium Rumah Sakit di RS maka mutu pelayanan Instalasi Farmasi semakin baik
Copyrights © 2020