Problematika mengenai kenakalan remaja di Indonesia tentu bukan lagi merupakan hal yang asing di telinga kita. Pada faktanya, KPAI menyebutkan bahwa setidaknya ada 1.567 kasus pengaduan anak yang terdata oleh mereka per-tahun 2020 silam. Tingginya kasus tersebut tentu dipengaruhi oleh beberapa faktor. Berangkat dari isu tersebut, masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah kurangnya keterampilan sosial-emosional pada anak sehingga menyebabkan beberapa permasalahan seperti tawuran, bullying, adanya kesenjangan sosial, dan lain sebagainya. Demi pembahasan yang lebih lanjut, tujuan dari penilitian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran orangtua tentang perkembangan sosial-emosional anaknya melalui pendidikan agama. Data dari penelitian ini diperoleh dari beberapa literatur yang sudah ada sebelumnya dan tentu berkaitan dengan topik penelitian. Berdasarkan data-data tersebut ditemukan bahwa peran orangtua memegang penting dalam perkembangan sosial-emosional anak, seperti pola asuh, keteladanan, pendidikan agama serta keadaan lingkungan. Bahkan tokoh sosiologi seperti Emile Dukheim juga menegaskan betapa pentingnya pendidikan agama bagi kehidupan sosial. Penelitian ini menyoroti pendidikan agama Islam yang bersumber dari Al-qur’an dan hadits. Oleh sebab itu, tulisan ini diharapkan akan bermanfaat bagi para orang tua khususnya yang beragama Islam dalam membimbing anak mereka pada proses perkembangan sosial dan emosional.
Copyrights © 2022