Pembelajaran Matematika umumnya didominasi oleh pengenalan rumus serta konsep secara verbal, tanpa ada perhatian yang cukup terhadap pemahaman siswa. Kondisi ini tampak lebih parah pada pembelajaran geometri. Siswa hanya mengenal objek-objek geometri dari apa yang digambar oleh guru di depan papan tulis atau dalam buku paket matematika, dan hampir tidak pernah mendapat kesempatan untuk memanipulasi objek tersebut. Akibatnya banyak siswa yang berpendapat bahwa konsep geometri sangat sukar dipelajari. Untuk mengatasi masalah di atas, perlu diadakan penelitian tindakan tentang penggunaan media atau alat peraga dalam pembelajaran materi jaring-jaring bangun ruang. Dengan serangkaian tindakan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan evaluasi, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam memahami materi jaring-jaring bangun ruang. Sementara itu di masyarakat, terdapat banyak media yang bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran secara langsung untuk materi bangun ruang. Misalnya karton bekas snack, bekas bungkus rokok, atau karton yang lain banyak tidak dimanfaatkan bahkan di buang saja. Karton bekas inilah yang peneliti akan manfaatkan sebagai media pembelajaran materi bangun ruang sub materi jaring-jaring bangun ruang. Dengan subyek penelitian ini adalah kelas 7A MTsN 2 Kota Kediri tahun ajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan secara kualitatif. Penelitian tindakan ini dilaksanakan dalam dua siklus tindakan. Sesuai dengan jenis data yang dikumpulkan, ada dua teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa mayoritas siswa kelas 7 kesulitan menggambar dan memahami bentuk jaring-jaring bangun ruang, terutama jika ada variasi bentuk soal jaring-jaring. Penggunaan media karton bekas snack sangat membantu siswa kelas 7 dalam mengatasi kesulitan menggambar dan memahami bentuk jaring-jaring bangun ruang, terutama jika ada variasi bentuk soal jaring-jaring.
Copyrights © 2020