Banyak penemuan tak terduga (kebetulan) memiliki dampak mendalam dalam pembelajaran sains. Berdasarkan tipologi serendipity dapat dikompilasi menjadi serendipity murni dan pseudo serendipity. Selain itu, Serendipity murni jika kita dikaitkan dengan penalaran ilmiah diketahui bahwa itu cenderung terjadi sesuai dengan inferensi induktif, inferensi abduktif, sedangkan kebetulan semu sebagian besar terjadi oleh inferensi deduktif. Oleh karena itu, berdasarkan penalaran ilmiah, kebetulan dapat dikelompokkan menjadi: 1) Kesempatan yang muncul dari kesimpulan induktif; 2) Serendipity yang berasal dari kesimpulan deduktif; dan 3) Serendipity yang muncul dari inferensi abduktif yang menggarisbawahi konstruksi teori berdasarkan fakta. Kata kunci : Serendipity murni, Pseudo serendipity, Penalaran ilmiah
Copyrights © 2019