Jurnal Dunia Farmasi
Vol 6, No 2 (2022): Edisi April

Penentuan Kadar Flavonoid Total Daun Saputangan (Maniltoa Grandiflora (A.Gray) Scheff) dan Kemampuannya sebagai Antioksidan

Jhon Patar Sinurat (Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam)
Reh Malem Br Karo (Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam)



Article Info

Publish Date
17 May 2022

Abstract

Pendahuluan: Tumbuhan Saputangan biasanya hanya dimanfaatkan sebagai tanaman hias. Kenyataannya, daun saputangan mengandung senyawa flavonoid berdasarkan hasil skrining fitokimia yang dilakukan. Senyawa flavonoid memiliki aktivitas antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari serangan radikal bebas dan dapat memperlambat munculnya penyakit kronis. Maka diperlukan untuk menentukan kadar senyawa flavonoid total di dalam daun saputangan dan mengukur aktivitas antioksidannya. Tujuan: Penentuan kadar flavonoid total menggunakan metode Spektrofotometri UV-Visibel dan mengukur IC50 sebagai antioksidan daun saputangan menggunakan metode DPPH (Diphenyl Picryl Hidrazil). Metode: Skrining menggunakan FeCl3, NH3, Alkali dan Pb(CH3COO)2. Proses maserasi dilakukan menggunakan etanol dan direndam dalam maserator selama lebih dari 24 jam. Pengukuran kadar flavonoid total menggunakan spektrofotometer UV-Visibel pada panjang gelombang kuersetin maksimum yaitu 442 nm. Hasil: Persamaan regresi linier untuk kurva kalibrasi quercetin yang dihasilkan adalah persamaan y = 0,0155x + 0,0387 dengan nilai korelasi (R2) sebesar 0,9943. Regresi linier antioksidan daun saputangan terhadap persentase hambatan adalah y = 0.6899x + 1.5616 dengan korelasi (R2) sebesar 0.9895. Daun Saputangan mengandung senyawa flavonoid yang terbukti berdasarkan hasil skrining. Sedangkan berat ekstrak setelah dipartisi menggunakan etil asetat dan n-heksana adalah 50 gr. Kadar flavonoid total pada daun saputangan adalah 33,87 mg QE/g ekstrak atau 33,87%. Nilai IC50 sebesar 70,2108 ppm yang dikategorikan sebagai antioksidan pada tingkat sedang. Kesimpulan: Kandungan flavonoid total adalah 3,87 mg QE/g ekstrak atau 33,87% dan dikategorikan sebagai antioksidan pada tingkat sedang.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jdf

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Dunia Farmasi secara resmi yang dikelola oleh Program Studi S1 Farmasi Institut Kesehatan Helvetia (IKH) yang artikelnya dapat diakses dan unduh secara online oleh publik. Jurnal ini adalah jurnal review nasional, yang terbit 3 (tiga) kali dalam setahun pada bulan Desember, April dan Agustus ...