Berdasarkan hasil observasi, kemampuan literasi sains dan prestasi belajar IPA siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model inkuiri dengan teknik scaffolding terhadap kemampuan literasi sains dan prestasi belajar IPA. Rancangan penelitian ini menggunakan pola dasar Single Facorial Independent Group Design dengan jenis eksperimen semu. Sampel penelitian berjumlah 58 siswa. Data yang dikumpulkan adalah kemampuan literasi sains dan prestasi belajar IPA. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 17.00 for windows. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, kemampuan literasi sains siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model inkuiri teknik scaffolding secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F = 19,982; p < 0,05). Kedua, prestasi belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model inkuiri teknik scaffolding secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F = 13,268; p < 0,05). Ketiga, secara simultan kemampuan literasi sains dan prestasi belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model inkuiri teknik scaffolding secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional.
Copyrights © 2019