Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara model pembelajaran kooperatif tipe problem posing dengan metode ceramah pada materi mekanika fluida terhadap hasil belajar di ATAK (Akademi Teknik Adikarya). Hipotesis penelitian ini adalah terdapat perbedaan hasil belajar mahasiswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Problem Posing pada mahasiswa ATAK (Akademi Teknik Adikarya). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang dilakukan di ATAK (AkadAmi Teknik Adikarya). Sampel penelitian ini sebanyak 29 mahasiswa untuk masing-masing lokal sebanyak dua lokal yang dipilih secara cluster random sampling. Data dikumpulkan adalah dengan tes hasil belajar yang validitas dan reliabilitasnya sudah diuji. Metode analisis data akhir yakni menguji hipotesis dengan uji-t dan t-tes. Data kemudian dianalisis dengan memanfaatkan program Microsoft Excel. Berdasarkan hasil penelitian ini dijabarkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe problem posing dapat meningkatkan hasil belajar Mekanika Fluida di ATAK (Akademi Teknik Adikarya), dari hasil uji-t didapatkan skor thitung sebesar 5,86 dan ttabel sebesar 1,70 (0,05;29) berdasarkan nilai rata-rata mahasiswa dengan metode ceramah sebesar 78,966 dan metode pembelajaran kooperatif tipe problem posing sebesar 83,621 dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara model pembelajaran kooperatif tipe problem posing dengan metode ceramah terhadap hasil belajar Mekanika Fluida di ATAK (Akademi Teknik Adikarya)
Copyrights © 2020