Pendidikan merupakan suatu hal yang penting membentuk nilai dan kebiasaan. Output dari pendidikan yaitu sebuah hasil prestasi belajar siswa. Siswa kelas X MP SMK Neger 2 Pekanbaru tahun ajaran 2020/2021 didapati Ujian Tengah Semester mata pelajaran Gambar Teknik siswa tergolong rendah, tugas yang diberikan oleh guru tergolong sedikit yang mengerjakannya, dan siswa diindikasikan mempunyai regulasi diri yang rendah. Penelitian ini bertujuan melihat interaksi antara regulasi diri terhadap output prestasi belajar Gambar Teknik anak didik pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri dua Pekanbaru, dan aspek regulasi diri mana yg paling mempunyai interaksi terhadap output prestasi belajar anak didik. Jenis Penelitian ini merupakan kuantitatif korelasional. Sampel penelitian ini merupakan semua anak didik X yg berjumlah 76 anak didik. Teknik Pengumpulan data berupa angket dan nilai hasil prestasi belajar ujian akhir semester 1 tahun ajaran 2020/2021. Analisis data & uji hipotesis memakai rumus Product Moment. Untuk melihat aspek regulasi yg paling bekerjasama menggunakan rumus hubungan Product Moment donasi SPSS versi 26,00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa a) terdapat hubungan regulasi diri (self-regulated) siswa cukup kuat dengan harga koefisien korelasi sebesar 0,5 untuk N=76 dengan taraf kepercayaan 95%, thitung= 4,966 ≥ 2,358,artinya terdapat hubungan yang positif antara regulasi diri terhadap hasil prestasi belajar Gambar Teknik siswa, Ha diterima dan Ho ditolak; dan b) Aspek regulasi diri (self-regulated) siswa yang paling memiliki hubungan terhadap hasil prestasi belajar adalah mengatur diri dengan taraf korelasi 0,403.
Copyrights © 2021