AbstrakPT. Progress Diecast merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang diecasting komponen otomotif.  Perusahaan ini menerapkan sistem make to order dengan sistem  produksi  general flow shop.  Untuk mengoptimumkan jalannya produksi sehingga dapat memenuhi pesanan pelanggan tepat pada waktunya, diperlukan suatu sistem penjadwalan produksi yang robust. Permasalahan  yang  dihadapi PT. Progress Diecast saat  ini adalah  adanya  keterlambatan penyelesaian pesanan melebihi batas waktu yang telah disepakati bersama, sehingga mengakibatkan meningkatnya  biaya  produksi.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari metode penjadwalan produksi yang  tepat, dengan membandingkan antara metode Campbell, Dudekand Smith dan metode Algoritma Genetika. Penjadwalan ini akan membantu perusahaan dalam menentukan urutan pekerjaan yang  tepat berdasarkan tujuan untuk meminimasi makespan dan mean flow time. Luaran dari penelitian berupa suatu rancangan program aplikasi penjadwalan dengan metode Algoritma Genetika menggunakan software MATLAB. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa  proses perhitungan dengan metode Algoritma  Genetika jauh lebih cepat dan akurat daripada metode yang digunakan pada saat ini di PT. Progrss Diecast, yaitu metode Firs In First Out (FIFO) dan metode Campbell, Dudek and Smith. Penjadwalan dengan metode Campbell, Dudek and Smith menghasilkan nilai makespan 84.472 hari dan mean flow time 45.076 hari, sedangkan perhitungan metode Algoritma Genetika menghasilkan nilai makespan sebesar 78.136 hari dan mean flow time sebesar 43.7897 hari.Kata kunci: penjadwalan, algoritma genetika, makespan
Copyrights © 2011