Fenomena Lanskap Linguistik (LL) ruang publik yang terdapat pada wilayah tertentu berupa penggunaan bahasa yang digunakan di Desa Karyawangi, merupakan latar belakang dalam penelitian ini. Lanskap Linguistik (LL) ini berfungsi untuk memberikan informasi yang jelas kepada seluruh warga masyarakat dan pengunjung Desa Karyawangi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan penggunaan ragam bahasa, pola penamaan yang dipakai di papan identitas instansi, papan gang-gang jalan, nama masjid yang dipakai di Desa Karyawangi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan kajian lanskap linguistik (LL). Adapun langkahlangkah yang dilakukan yaitu dengan teknik koleksi, reduksi, display data (penyajian data), dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga kontestasi penggunaan bahasa dalam lanskap linguistik Desa Karyawangi, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Sunda dan Bahasa Arab. Bahasa-bahasa yang digunakan dalam ruang publik di Desa Karyawangi ini dominan menggunakan monolingual, dimana bahasa Indonesia lebih banyak digunakan sebagai nama-nama bangunan/instansi, dan jalan di lingkungan Desa Karyawangi, sedangkan untuk namanama gang yang terdapat di Desa Karyawangi ini banyak menggunakan bahasa Sunda sebagai bahasa penutur aslinya. Sementara itu, bahasa asing (bahasa Arab) masih dominan digunakan untuk nama-nama masjid di Desa Karyawangi.
Copyrights © 2022