Sectio caesarea merupakan cara pembedahan yang telah tua umurnya di bidang obstetrik dan mempunyai riwayat yang unik. Ini merupakan pilihan persalinan yang terakhir setelah dipertimbangkan cara-cara persalinan pervaginam tidak layak untuk dikerjakan. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional menggunakan data primer dari wawancara terpimpin dengankuesioner serta data sekunder dari rekam medis.Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Kota Prabumulih September-Oktober 2019. Populasi penelitian ini ialah seluruh ibu yang melahirkan di RSUD Kota Prabumulih 792 responden.Hasil penelitian menujukkan; usia ibu (p 0,022), paritas (0,001) dan kejadian anemia (0,001). Sedangkan faktor-faktor yang tidak berhubungan dengan persalinan Sectio caesarea yaitu diantaranya tinggi badan ibu (p 1,000), jumlah pemeriksaan kehamilan (p 0,526), riwayat obstetri ibu (p 0,186), kejadian ketuban pecah dini (p 1,000), riwayat penyakit hipertensi ibu (p 1,000) dan riwayat penyakit asma ibu (p 0,673).Dengan demikian maka disarankan bagi ibu yang memiliki risiko usia ≤ 20 tahun dan ≥ 35 tahun, paritas 1 dan ≥ 4 anak, serta mengalami anemia saat hamil supaya mempersiapkan diri untuk perencanaan operasi Sectio caesarea
Copyrights © 2022