Pandemi covid-19 dan bencana badai siklon tropis “seroja” yang dialami oleh masyarakat NTT, berdampak pula pada pembelajaran. Harapan akan perubahan personal dari peserta didik menjadi terhambat. Hal ini dialami oleh masyarakat etnik Helong dan pengungsi eks Timor Timur yang bermukim di kelurahan Kolhua (RT 32), Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Sasaran utama dalam kegiatan PKM ini adalah siswa/i terdampak badai siklon tropis “Seroja” di RT 32 Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Kegiatan PKM ini merupakan sebuah bentuk nyata kepedulian program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia terhadap dampak bencana yang dialami oleh masyarakat serta realisasi dari program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang dirancang oleh program studi dalam rumpun mata kuliah Café Satra.
Copyrights © 2022