Jurnal Ilmiah Berkala: Sains dan Terapan Kimia
Vol 13, No 1 (2019)

Aplikasi Tiga Jenis Pewarna Bakteri sebagai Pengawet Kayu Sengon (Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen) Melalui Rendaman Dingin

Lany Nurhayati (Prodi Kimia UNB Pangkat : Penata, III C Lektor Kimia Organik)
Nurul Fauzi Rohmah (Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Nusa Bangsa, KH Sholeh Iskandar Km 4, Cimanggu-Tanah Sareal, Bogor 16166)
Tun Susdiyanti (Prodi Kimia UNB Pangkat : Penata, III C Lektor Kimia Organik)



Article Info

Publish Date
07 May 2019

Abstract

Kayu telah dimanfaatkan untuk berbagai keperluan oleh manusia sejak zaman dahulu dengan berbagai kegunaannya. Salah satu jenis pohon yang banyak ditanam adalah Sengon (Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen). Namun kayu sengon memiliki warna yang cenderung putih dan memiliki kelas awet rendah IV-V. Pemakaian kayu sengon terbatas pada jenis pemakaian yang tidak memerlukan kekuatan maupun keindahan kayu, misalnya untuk peti kemas dan sebagai pengecoran semen Tampilan kayu bisa ditingkatkan dengan cara pengecatan berbahan dasar air bukan pelarut organik seperti alkohol pada thinner sebagai pelarut cat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah pada kayu sengon dengan cara mewarnai kayu sengon menggunakan bahan pewarna bakteri yang ramah lingkungan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Biologi dan Kimia Universitas Nusa Bangsa, Jalan KH Sholeh Iskandar Cimanggu Tanah Sereal Bogor, dan Laboratorium Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan, Jalan Gunung Batu No 5 Bogor. Pewarna bakteri yang digunakan yaitu safranin, hijau malakit dan kristal violet, dengan metode rendaman dingin selama 5 hari. Setelah perendaman diuji retensi, penetrasi, hedonik dan ketahanan kayu terhadap rayap. Hasil Penelitian nilai retensi tiga bahan pewarna Safranin 0,036-1,99 g/cm3, hijau malakit 0,24-0,206 g/cm3 dan kristal violet 0,042-0,215 g/cm3 Dari hasil uji hedonik diketahui bahwa safranin menjadi warna yang paling disukai. Safranin juga menunjukkan hasil yang baik sebagai anti rayap dengan tingkat mortalitas tinggi dan tingkat kerusakan mencapai 70%.Kata kunci: Sengon, pewarna bakteri, rendaman dingin, rayap

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

jstk

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Chemistry

Description

Sains dan Terapan Kimia (Jurnal Ilmiah Berkala) published scientific articles in the Chemistry field which include, but not limited to, research in chemistry, theoretical chemistry, chemistry education, and applied chemistry. This journal also published review articles about the development of ...