Latar Belakang: Istirahat dan tidur merupakan obat yang baik dalam mengatasi stres karena dengan istirahat dan tidur yang cukup akan memulihkan keletihan fisik dan akan memulihkankeadaan tubuh. Fenomena terjadi pada pasien Congestive Heart Failure (CHF) di Ruang ICCU RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya yaitu mempunyai tingkat stres dengan kualitas tidur buruk.Tujuan: mengetahui Hubungan Tingkat Stres Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Congestive Heart Failure (CHF) Di Ruang ICCU RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan desain korelasi. Populasi yaitu pasien Congestive Heart Failure (CHF) Di Ruang ICCU RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya diambil dengantehnik Nonprobability Sampling (Accidental Sampling).Metode: Analisa data menggunakan uji Spearman Rhank.Hasil: Dengan menggunakan uji Spearman Rhank diperoleh Sig. (2-tailed) 0,001 yang berarti p – value 0.05, maka H1 diterima yang artinya dan hubungan tingkat stress dengan kualitas tidurpada pasien Congestive Heart Failure (CHF)di Ruang ICCU RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.Kesimpulan: setelah diberikan informasi diharapkan Pasien Congestive Heart Failure (CHF) dapat mengatasi tingkat stres dan kualitas tidur yang buruk.Kata Kunci : Tingkat stres, Kualitas Tidur
Copyrights © 2016