Jurnal Ilmu Ternak
Vol 22, No 1 (2022)

Pengaruh Pemaparan Gas Ozon terhadap Kadar Air, Lignin, Selulosa dan Hemiselulosa pada Azolla pinnata

Ari Oscar Moris (kementerian pertanian)
Muhammad Nur (Unknown)
Hendi Setyatwan (Unknown)
Iwan Setiawan (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2022

Abstract

Azolla pinnata memiliki protein berkisar antara 25%-30% sehingga berpotensi dijadikan bahan pakan untuk ruminansia, unggas maupun ikan. Kandungan serat kasar yang cukup tinggi mencapai 20% menjadi penghambat kecernaan nutrien. Gas ozon dikenal sebagai senyawa oksidatif yang dan mampu mengurai struktur lignin menjadi asam maleat dan asam oksalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemaparan gas ozon terhadap kadar air, lignin, selulosa dan hemiselulosa pada Azolla pinnata. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Parameter yang diukur adalah kadar air, lignin, selulosa dan hemiselulosa. Perlakuan ozon yang digunakan adalah durasi pemaparan 0 menit (T0), 60 menit (T1), 120 Menit (T2), 180 menit (T3) dan 240 menit (T4). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemaparan gas ozon tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air akan tetapi dapat menurunkan kandungan lignin, selulosa dan hemiselulosa dengan signifikan. Pemaparan selama 180 menit merupakan waktu yang optimal untuk menurunkan kadar lignin, selulosa dan hemiselulosa. 

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jurnalilmuternak

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Veterinary

Description

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran encompasses a broad range of research topics in animal sciences: breeding and genetics, reproduction and physiology, nutrition, feed sciences, agrostology, animal products, biotechnology, behaviour, welfare, health, livestock farming system, socio-economic, ...