Jurnal Kedokteran Syiah Kuala
Vol 22, No 1 (2022): Volume 22 Nomor 1 Maret 2022

Terapi plasma exchange pada krisis miastenik

Yulia Trisna (Universitas Andalas, Padang)
Fanny Adhy Putri (Universitas Andalas)
Reno Bestari (Universitas Andalas)



Article Info

Publish Date
24 Jun 2022

Abstract

Krisis miastenik adalah perburukan gejala yang terjadi pada pasien miastenia gravis, ditandai dengan kondisi gagal nafas. Sebanyak 15-20 % pasien miastenia gravis mengalami krisis miastenik dalam kehidupannya. Mortalitas akibat krisis miastenik pada saat ini mulai menurun, salah satunya adalah karena peran terapi plasma exchange (PE). Terapi PE dapat menghilangkan substansi seperti antibodi yang bersifat patologis, kompleks imun, dan sitokin, dari plasma, kemudian diganti dengan cairan pengganti. Pada laporan ini, kami membahas kasus seorang perempuan 21 tahun yang telah menderita miastenia gravis tipe okular (sejak tahun 2016), masuk ke unit gawat darurat dengan diagnosis  krisis miastenik yang dipicu infeksi saluran nafas nafas atas.  Pasien dirawat di unit perawatan intensif dan mendapat dukungan ventilator mekanikal, kemudian dilakukan tindakan terapi plasma exchange dengan hasil perbaikan luaran klinis.

Copyrights © 2022