CV Jasa Bhakti merupakan perusahaan industri manufaktur yang memproduksi mesin pertanian dan spare part otomotif. Selama kegiatan proses produksi berlangsung mesin bubut SY-GF 2500H memiliki kendala yaitu kerusakan mesin yang mengakibatkan mesin produksi tidak dapat beroperasi dan menyebabkan terjadinya downtime yang dapat menimbulkan kerugian dan mempengaruhi tingkat efektivitas pada mesin bubut SY-GF 2500H. Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) digunakan untuk mengukur tingkat efektivitas pada suatu mesin dengan menggunakan tiga komponen utama yaitu availability rate, performance rate, dan quality rate untuk mengidentifikasi jenis kerugian berdasarkan six big losses, rata-rata hasil OEE sebesar 75% masih di bawah standar world class dengan faktor yang mempengaruhi rendahnya OEE yaitu performance rate sebesar 79%, sedangkan losses yang mempengaruhi nilai efektivitas performance rate yaitu idle and minor stoppage sebesar 6% dan reduce speed losses sebesar 35%. Dengan melakukan analisis akar penyebab masalah melalui fishbone diagram, dan five whys analysis, dari metode tersebut dapat disimpulkan, penyebab rendahnya nilai efektivitas pada performance rate yang dipengaruhi oleh idle and minor stoppage dan reduce speed losses yaitu faktor manusia, mesin, material, dan metode.
Copyrights © 2022