Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial orangtua dan berpikir positif dengan kecemasan menghadapi ujian nasional pada siswa SMP di Yogyakarta. Metode pengumpulan data penelitian dengan menggunakan skala dukungan sosial orangtua, skala berpikir positif dan skala kecemasan menghadapi ujian nasional. Sampel penelitian ini sebanyak 55 siswa dengan teknik probability sampling, secara khusus dengan cara klaster (cluster random sampling). Teknik analisa data menggunakan analisis product moment dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan negatif antara dukungan sosial orangtua, berpikir positif, dan kecemasan siswa menghadapi ujian nasional, terdapat hubungan negatif pada berpikir positif dengan kecemasan siswa menghadapi ujian nasional, Hal itu pun menunjukkan bahwa terdapat hubungan dukungan sosial orangtua, berpikir positif, dan kecemasan siswa menghadapi ujian nasional, artinya variabel kecemasan menghadapi ujian nasional dijelaskan oleh dukungan sosial orangtua dan pola pikir positif, dan selebihnya oleh variabel yang lain. Maka dapat dikatakan jika siswa memiliki berpikir positif yang rendah maka kecemasan akan semakin tidak dapat dihindari dan mengakibatkan nilai tes rendah; ada hubungan antara dukungan sosial orangtua dan berpikir positif dengan kecemasan menghadapi ujian nasional. Siswa yang akan menghadapi ujian nasional dan merasa cemas membutuhkan perhatian dan kepercayaan diri dalam mengerjakan soal-soal ujian nasional serta adanya pemikiran positif siswa dalam belajar menghadapi ujian. Sehingga jika memiliki dukungan sosial orangtua dan berpikir yang tinggi, kecemasan siswa akan berkurang dalam menghadapi ujian nasional.
Copyrights © 2022