Abstrak Artikel ini bertujuan menemukan perubahan makna yang terjadi pada leksem sikap batin (LSB) pada ranah afektif, tabiat, dan kognitif. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif melalui penjelasan data secara komprehensif sehingga diperoleh simpulan yang akurat.. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa berdasarkan 130 LSB yang ditemukan, ada tujuh belas LSB yang mengalami perubahan makna melalui perluasan makna, penyempitan makna, metafora. Perluasan makna terjadi pada leksem: bahagia, senang, rawan, takut, panggak, perkasa, hormat, santun, dan tobat; penyempitan makna terjadi pada leksem gembira, pongah, congkak, dan percaya; dan melalui metaforis terjadi pada leksem gondok, gentar, kecut, dan celik. Kata Kunci: sikap batin, leksem, peluasan makna, penyempitan makna Abstract This article aims to find semantic changes that occur in attitudinal lexeme (LSB) in the affective, behavioral, and cognitive domains. The research method uses descriptive qualitative through a comprehensive explanation of data in order to obtain accurate conclusions. The results show that based on 130 LSB found, there are seventeen LSB that experience semantic changes through widening of meaning, narrowing of meaning, and metaphors. Widening of meaning in the lexeme: happy, happy, vulnerable, afraid, proud, mighty, respectful, polite, and repentant; narrowing of meaning occurs in happy, arrogant, arrogant, and trusting lexemes; and through metaphors occurs in the lexemes goiter, tremble, wry, and celiac. Keywords: attitudinal, lexeme, widening of meaning, narrowing of meaning
Copyrights © 2022