Praktik konseling islami dalam tradisi tarekat terkait dengan proses bagaimana seorang tuan guru memberikan pengenalan, pemahaman dan kemampuan dalam mengambil keputusan yang didasarkan pada ajaran Islam. Untuk itu tulisan ini bertujuan untuk menelusuri praktik konseling islami yang dilakukan tuan guru di persulukan Naqsabandiyah, meliputi (1) pendekatan yang digunakan tuan guru dalam mengenal dan memahami diri Iself), (2) penerapan teknik attending dalam melayani para salik serta (3) dimensi konseling islami dalam proses pengambilan keputusan yang dilakukan para salik. Tulisan ini disusun melalui kajian literature terkait tema tersebut. Hasilnya membuktikan bahwa praktik konseling tuan guru dalam membimbing para salik dimulai dari kajian untuk mengenal diri, fokus dan konsisten terhadap pemahaman salik dalam mengambil keputusan. Melalui aktivitas ini tuan guru sebagai pemimpin tarekat mempraktikkan proses konseling. Dengan demikian, tradisi dalam tarekat yang dilaksankan tuan guru sejalan dengan tujuan, prinsip, dan azas konseling islami (konseling konvensional yang diberi karakter Islam).
Copyrights © 2021