Permintaan daging sapi yang semakin tinggi belum dapat dipenuhi oleh produksi dalam negeri, sehingga kebutuhannnya dipenuhi melalui impor. Produksi daging sapi yang masih rendah disebabkan pemberian pakan yang belum optimal. Hal ini disebabkan tingginya biaya pakan, padahal sumber bahan pakan di Indonesia relatif beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi pakan yang memenuhi kebutuhan nutrisi sapi pedaging pada tingkat biaya minimum. Analisis model program linear menunjukkan bahwa komposisi pakan optimal per hari untuk pembesaran sapi dengan bobot >400kg adalah 13,59 kg jerami padi basah, 11,61 kg rumput gajah, 3,32 kg tepung jagung, dan 10,18 kg ampas tahu basah. Komposisi pakan tersebut menghasilkan tingkat biaya yang lebih rendah sebesar 27,71 persen dibandingkan dengan biaya pakan aktual (dikeluarkan oleh perusahaan saat ini) dengan tetap memenuhi kebutuhan minimal 13,50 kg untuk BK, 1,41 kg untuk PK, dan 8,35 kg untuk TDN. Sedangkan komposisi pakan optimal per hari untuk pembesaran sapi dengan bobot <400kg adalah 10,58 kg jerami padi basah, 9,01 kg rumput gajah, 2,59 kg tepung jagung, dan 7,92 kg ampas tahu basah. Komposisi pakan tersebut menghasilkan tingkat biaya yang lebih rendah sebesar 39,04 persen dibandingkan dengan biaya pakan actual dengan tetap memenuhi kebutuhan minimal 10,50 kg untuk BK, 1,09 kg untuk PK, serta 6,54 kg untuk TDN
Copyrights © 2022