JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022

Nilai Perjuangan dalam Novel Orang-Orang Biasa Karya Andrea Hirata dan Implikasinya Bagi Pembelajaran Karakter di SMA Sederajat

Lilis Nurhidayah (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Riau)
Elmustian Elmustian (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Singaperbangsa Karawang)
Zulhafizh Zulhafizh (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Singaperbangsa Karawang)



Article Info

Publish Date
07 Jul 2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai perjuangan tokoh dalam novel Orang-orang Biasa karya Andrea Hirata sebagai cerminan pembelajaran karakter di SMA sederajat dan mendeskripsikan implikasi nilai perjuangan dalam novel Orang-orang Biasa karya Andrea Hirata terhadap pembelajaran karakter di SMA sederajat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data dalam bentuk narasi maupun dialog yang terdapat dalam novel Orang-orang Biasa karya Andrea Hirata. Data-data tersebut dikumpulkan dengan menggunakan teknik pustaka dengan teknik simak dan teknik catat. Hasil penelitian dalam nilai perjuangan pada novel Orang-orang Biasa karya Andrea Hirata banyak ditemukan dalam bentuk narasi, sedangkan dalam bentuk dialog para tokoh sedikit untuk ditemukan. Berdasarkan teori Joyomartono, jenis nilai perjuangan ada lima, yaitu nilai rela berkorban, persatuan, harga-menghargai, sabar dan semangat pantang menyerah, kerja sama. Nilai perjuangan yang telah ditemukan oleh penulis dalam novel Orang-orang Biasa karya Andrea Hirata diimplikasikan bagi pembelajaran karakter di SMA sederajat.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...