Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model Learning Cycle 5E pada materi Getaran Harmonis di kelas X SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi-Eksperimen dengan desain Post-test Only, Non-Equivalent Control Group Design. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir kritis (post-test) yang dibuat sesuai dengan aspek kemampuan berpikir kritis menurut Ennis. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil inferensial dari data pada penelitian ini didapatkan bahwa kedua kelas terdistribusi normal dan homogen. Hasil analisis deskriptif diperoleh bahwa persentase rata-rata aspek kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen sebesar 73,61 % dengan kategori tinggi sedangkan pada kelas kontrol diperoleh persentase sebesar 60,00% dengan kategori sedang. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan model Learning Cycle 5E dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi getaran harmonis di kelas X SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru
Copyrights © 2022