Program Bela Negara di Indonesia di persepsikan oleh masyarakat sebagai wajib militer seperti yang terjadi di negara lain. Masyarakat mengangggap bahwa dengan adanya Program Bela Negara mereka harus mempersiapkan diri untuk ikut dalam program wajib militer dengan periode waktu tertentu. Dengan menggunakan desain penelitian kuantitatif, menggunakan data skunder berusaha mencari variable apa saja yang mempunyai hubungan dengan Program Pembinaan Kesadaran Bela Negara. Dengan menggunakan teori implementasi kebijakan publik George Edward dengan variable teori antara lain komunikasi, sumberdaya, disposisi dan birokrasi penelitian berupaya menawarkan variable lainnya yang dapat mempengaruhi implementasi Program Pembinaan Kesadaran Bela Negara yaitu jumlah masyarakat pengguna internet, Indek Pembangunan Manusia dan Komunitas Budaya. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa internet merupakan variable paling signifikan yang mampu mempengaruhi keberhasilan Program Pembinaan Kesadaran Bela Negara.
Copyrights © 2022