Skripsi ini di tulis oleh Aris Kurniawan Harsono pada tahun 2021, dengan judul : "Pengaruh Earning Per Share Dan Dividend Yield Terhadap Peningkatan Harga Saham Dengan Price Earning Ratio Sebagai Variabel Intervening Pada PT Kalbe Farma Tbk, Jakarta".Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi lebih dalam tentang pengaruh earning per share, dividend yield dan price earning ratio terhadap peningkatan harga saham secara parsial serta pengaruh earning per share dan dividend yield terhadap peningkatan harga saham melalui variabel intervening price earning ratio. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan desain riset kausal. Variabel yang diteliti pada penelitian ini yaitu sebagai earning per share dan dividend yield variabel bebas dan peningkatan harga saham sebagai variabel terikat serta price earning ratio sebagai variabel intervening. Adapun data penelitian berupa data sekunder dengan jumlah sampel sebanyak 32 yang bersumber dari laporan keuangan triwulan dan tahunan PT Kalbe Farma Tbk selama periode tahun 2013-2020. Dan teknik analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan software statistik SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial earning per share, dividend yield dan price earning ratio tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan harga saham. Dan dari analisis determinasi diperoleh nilai adjusted R2 sebesar 0,082 yang berarti variabel earning per share, dividend yield dan price earning ratio secara simultan berpengaruh 8,2% terhadap variabel peningkatan harga saham, sedangkan sisanya 91,8% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti. Serta hasil diagram jalur dengan model mediasi menghasilkan persamaan sub-struktur II yaitu Y = 0,428X1 + (- 0,343X2) + 0,251Z + e. Selain itu, variabel earning per share berpengaruh terhadap variabel peningkatan harga saham secara tidak langsung melalui variabel intervening price earning ratio sebesar - 0,085 dan variabel dividend yield terhadap variabel peningkatan harga saham secara tidak langsung melalui variabel intervening price earning ratio sebesar - 0,150. Sehingga dapat dinyatakan variabel price earning ratio dapat menjadi variabel penghubung (intervening) antara variabel earning per share dan variabel dividend yield terhadap variabel peningkatan harga saham.
Copyrights © 2022