Prosa Lirik Calon Arang karya Toeti Heraty merupakan karya sastra feminism atau feminime writing. Kecendrungan sastra feminime writing adalah mengangkat tema tentang tubuh dan perempuan sebagai subyek sosial budaya dan cenderung mendekonstruksi teks-teks tradisional. Salah satunya adalah pembelaan pengarang terhadap tokoh Calon Arang yang selama ini bagi pengarang diberi stigma tradisional sebagai perempuan jahat. Melalui tokoh yang digambarkan secara bebas ini, peneliti mencoba meneliti lebih dalam hubungan prosa lirik Calon Arang. Adapun rumusan masalah yang diangkat adalah: (1) Bagaimanakah tragedi dalam Prosa Lirik Calon Arang : Kisah Perempuan Korban Patriarki Karya Toeti Heraty? Adapun teori yang digunakan untuk membedah persoalan adalah tragedi Nietzschean untuk menganalisa alur cerita yang terkandung dalam prosa lirik Calon Arang, menganalisa dua tokoh yaitu Calon Arang dan Mpu Baradah serta menghubungkan figur Calon Arang terhadap kebudayaan Bali. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) teks prosa lirik Calon Arang tidak hanya sebuah teks feminime writing saja melainkan didaalmnya tersimpan tragedi. Calon Arang sebagai sebuah figur yang mewakili kebuasan, keliaran, dan kemabukan, dan pemberontakan sedangkan Mpu Baradah sebagai counter-figure merupakan tokoh yang memiliki visi, misi kehidupan yang teratur, mewah dan harmonis.
Copyrights © 2022