Data Kementerian kesehatan Republik Indonesia (2018) menunjukan bahwa Provinsi Jawa Timur termasuk kedalam 10 provinsi dengan jumlah dan korban kejadian krisis kesehatan tertinggi dari 34 provinsi di negara Indonesia. Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang memiliki risiko bencana kategori tinggi dan diikuti ancaman krisis kesehatan yang tinggi [4]. Tujuan penelitian menganalisis sumberdaya manusia kesehatan dalam kesiapsiagaan penanggulangan krisis kesehatan yakni pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan penanggulangan krisis kesehatan tenaga kesehatan Dinas Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dari penelitian ini adalah tenaga kesehatan di Bidang Pelayanan Kesehatan, Bidang Sumberdaya kesehatan, Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, sedangkan sampel penelitian yakni 55 tenaga kesehatan dari empat departemen. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan tentang kesiapsiagaan penanggulangan krisis kesehatan yakni pada kategori sangat baik sebesar 65,5%. Sikap tentang kesiapsiagaan penanggulangan krisis kesehatan yakni pada kategori baik sebesar 65,5%. Kesimpulan penelitian tenaga kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi telah memiliki tingkat pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan krisis kesehatan berkisar baik sampai sangat baik. Saran dari peneliti yakni tenaga kesehatan melatih diri dengan membaca atau mencari sumber mengenai teknik bertugas pada kondisi bencana dan memupuk jiwa kemanusiaan.
Copyrights © 2022