Penulisan artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman guru mengenai tindak lanjut Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Penelitian ini menggunakan metode survei dengan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dan Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket menggunakan google form. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan ini bahwa hampir seluruh guru memahami konsep dan tujuan asesmen kompetensi minimum, pada proses pelaksanaannya guru dan siswa dianggap sudah melakukannya dengan baik, sementara pada tindak lanjut terhadap hasil asesmen kompetisi minimum guru dinilai belum begitu mengimplikasikan kebermanfaatannya. Hal tersebut didukung dengan beberapa kendala yang ditemui saat pelaksaanaan. Hasil penelitian menunjukkan asesmen kompetensi minimum perlu untuk disosialisasikan terhadap siswa dan pelatihan terhadap guru.
Copyrights © 2022