Penelitian ini berujuan untuk mengetahui Kualitas Mikrobiologi air minum yang dihasilkan Depot Air Minum Isi Ulang di Area Pengawasan Penyehatan Lingkungan Sanitarian UPTD Puskesmas Campurejo Kota Kediri. Metode penelitian yang digunakan: adalah Metode observasi merupakan metode yang cara mengumpulkan datanya dengan cara pengamatan langsung. Metode ini digunakan sebagai pengamatan langsung. Metode ini digunakan sebagai pengamatan terhadap objek penelitian khususnya pada fokus masalah yang di teliti. Populasi adalah seluruh depot air minum di di Area Pengawasan Penyehatan Lingkungan Sanitarian UPTD Puskesmas Campurejo Kota Kediri yang berjumlah 14 depot. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan pemeriksaan laboratorium. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan nilai residensi menunjukkan bahwa 21.43% DAM di area program pengawasan penyehatan lingkungan sanitarian di Puskesmas Campurejo Kota Kediri kualitas air minum yang dihasilkan belum memenuhi persyaratan. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini yaitu: 1. Pemeriksaan ulang sampel air minum pada 21,42% Depot Air Minum Isi Ulang yang ditemukan hasil pemeriksaan laboratoriumnya yang belum memenuhi persyaratan, 2. Inspeksi Penyehatan Ulang Dengan formulir Pemeriksaan Hygiene Sanitasi DAM sesuai dengan ketentuang yang berlaku, 3. Penyuluhan langsung kepada penjamah/ operator DAM terkait pemenuhan kriteria variable inspeksi hygiene sanitas DAM dan 4. Pemberian leaflet terkait Hygiene Sanitasi DAM.
Copyrights © 2022