Semantik menjadi salah satu metode penafsiran Al Quran yang kini sedang banyak dibahas oleh para peneliti. Penelitian ini bertujuan Penelitian ini bertujuan mengetahui analisis semantik kata “Tamkin” dalam Al-Quran beserta derivasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yakni penelitian yang pengumpulan datanya bersifat kualitatif yang berupa lisan atau tulisan dan benda-benda yang diamati secara detail sehingga dapat ditangkap makna yang tersirat dalam dokumen atau benda tersebut. Sedangkan dilihat dari jenis penelitiannya merupakan penelitian kepustakaan. Sumber primer dalam penelitian ini adalah Tafsir Kementerian Agama RI, adapun sumber sekunder adalah berupa buku dan artikel berkaitan dengan judul. Penelitian ini dilakukan menggunakan judul analisis semantik Alquran menunjukan bahwa penelitian ini menggunakan metode analisis semantik atau konseptual terhadap bahan-bahan yang disediakan oleh kosakata Alquran. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1)Tamkin dan derivasinya memiliki 6 pemaknaan menurut Tafsir Kementerian Agama RI, yaitu: memberikan ‘kekuasaan/kedudukan’, ‘meneguhkan kedudukan’, ‘kedudukan tinggi’, ‘menempatkan’, ‘kokoh’, dan ‘dianugerahkan’; 2) Kata Tamkin, diulang dalam Al-Quran sebanyak 16 kali dalam 12 surat yang berbeda, dalam bentuk gramatikalnya, diantaranya fi’l madhi, fi’l mudhari’, dan isim nakirah, selain itu juga dalam berbagai bentuk wazan, yaitu ???????, ????????, dan ????????.
Copyrights © 2022