Pendahuluan Tindakan bedah menjadi ancaman potensial ataupun aktual terhadap integritas pasien baik biopsikososial serta spiritual yang bisa memunculkan respon berbentuk Nyeri. Nyeri adalah pengalaman emosional dan sensori yang tidak meyenangkan yang berhubungan dengan risiko atau aktual kerusakan jaringan. Nyeri timbul sebab pada proses operasi dilakukan insisi, yaitu terputusnya kontinuitas jaringan, kejadian tersebut diterima saraf sensorik menjadi Nyeri. Salah satu upaya untuk mengurangi nyeri adalah terapi distraksi. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk menjelaskan analisis asuhan keperawatan pada pasien post op orif dengan nyeri akut melalui penerapan terapi humor di ruang Cendrawasih Bawah RSUD Ajibarang. Metode Penelitian ini menggunakan metode Studi Kasus dengan menggunakan 1 pasien post operasi ORIF fraktur cruris dengan masalah nyeri akut dan diberikan intervensi terapi humor. Hasil asuhan keperawatan Hasil study kasus ini menunjukan terjadi perubahan penurunan tingkat nyeri setelah dilakukan tindakan terapi humor pada pasien post operasi ORIF di ruang Cendrawasih Bawah RSUD Ajibarang. Rekomendasi terapi humor dapat digunakan untuk mengatasi nyeri pasien post operasi ORIF. Kata Kunci : terapi humor; nyeri; ORIF
Copyrights © 2022