Tarbawi Ngabar: Jurnal of Education
Vol 3 No 1 (2022)

Pendidikan Anak dalam Perspektif Al-Qur’an dan Aktualisasinya di Era Digitalisasi

Husnul Khotimah (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
15 Jun 2022

Abstract

Penelitian ini guna menelaah pendidikan anak perspektif al-Qur’an dan aktualisasinya di era digitalisasi yang mencangkup pembahasan: 1)hakikat pendidikan anak, 2) pendidikan anak dalam perspektif al-Qur’an, dan 3) aktualisasi pengembangan konsep pendidikan anak di era digitalisas. Jenis penelitian ini adalah Library research, yakni telaah yang digunakan untuk memecahkan suatu permasalahan yang pada dasarnya bertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan. Pada penelitian seperti ini bahan-bahan pustaka digunakan sebagai sumber ide dalam menggali pemikiran atau pun gagasan baru, sebagai bahan dasar untuk melakukan dedukasi dari pengetahuan yang telah ada, sehingga kerangka teori baru dapat dikembangkan dan dapat digunakan sebagai pemecahan masalah. Penelitian ini bersifat kualitatif, yaitu penelitian yang menitikberatkan analisis terhadap data-data yang ada sebelumnya. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif analisis. Teknik yang digunakan dalam analisis penelitian ini menggunakan metode content analysis, yaitu analisis data yang mendeskripsikan secara objektif dan sistematis sehingga dapat menarik kesimpulan yang sahih. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa: 1) Pendidikan anak yakni usaha sadar pada anak yang sedang berkembang menuju kesempurnaan yaitu dewasa, sebagai upaya untuk memajukan tumbuh kembangnya dan belajar menjadi pribadi yang mandiri, mengembangkan konsep diri dan bertanggung jawab atas perbuatan dan tindakannya. 2) Al-Qur’an juga menjelaskan dasar dari pendidikan anak yang dikemas dalam kisah Luqman al-Hakim. Terdapat dua kategori pendidikan anak yang terkandung dalam al Qur’an yaitu materi dan metode. 3) Aktualisasi pengembangan konsep pendidikan anak di era digitalisasi dengan cara terciptanya produk materi dan metode yang kekinian, kemampuan anak tidak berpacu pada kemampuan kognitif saja, melainkan kemampuan yang berbasis life skill supaya anak lebih kreatif dan inovatif, mengembangkan bakat ulet serta tangguh dalam menghadapi perkembangan masyarakat yang semakin mengglobal ini. Dan Integrasian Iman dengan IPTEK (Ilmu pengetahuan dan teknologi) agar terjadi kesetaraan pada keduanya.

Copyrights © 2022