Orientalisme adalah suatu cara untuk mengetahui dunia Timur, berdasarkan wilayah yang khusus pada pengalaman orang Barat. Penduduk barat berangapan bahwa penduduk Timur adalah suatu bagian integral dari kultur dan tamadun material Barat. Tujuan penelitian untuk mengemukakan perjuangan Edward W.Said menggugat hemegoni Barat dan Timur sebagai subjek. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Motode yang digunakan membedah penelitian ini studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data dengan review terhadap buku, literatur dan berbagai laporan yang berkaitan dengan masalah yang akan di analisis. Hasil penelitian adanya perbedaan antara pengetahuan murni dan pengetahuan dimana kita mudah memahami bahwa pengetahuan mengenai Shakespeare atau Wordsworth bukanlah pengetahuan yang bersifat politis (pengetahuan murni), sementara pengetahuan mengenai China atau Uni Soviet kontemporer merupakan pengetahuan politis. Kedua pengetahuan ini berbeda satu sama lain. Sebagai contoh, gelar formal saya ialah seorang “humanis”, suatu sebutan yang mengatakan humaniora, dan dapat diungkapkan bahwa tidak ada kemungkinan yang akan dilakukan pada profesi dapat berbias politis. Kesimpulan mengungkapkan orientalisme merupakan sesuatu pemikiran yang tidak berangkaian dengan pengaruh taktis saja, akan tetapi memanifestasikan melalui satu media alterasi jenis taktis .Kata Kunci: Orientalisme, Eward W. Said, Hemegoni
Copyrights © 2022