Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Vol 2 No 3 (2022): JAMSI - Mei 2022

Germas Pensi sebagai Metode Intervensi dalam Upaya Pengendalian Kejadian Hipertensi di RT 003 RW 001 Kelurahan Guntung Paikat Kecamatan Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru

Leni Marlinae (Dapartemen Kesehatan Lingkungan, Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia)
Muhammad Naufal Hibbatullah (Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia)
Erma Fitriani (Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia)
Mulyana Safitri (Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia)
Noor Hakiki (Dapartemen Kesehatan Lingkungan, Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia)



Article Info

Publish Date
26 May 2022

Abstract

Hipertensi menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian, berdasarkan data WHO. DiIndonesia, hipertensi salah satu penyebab utama kematian dan kesakitan. Berdasarkan data Riskesdas 2018, hipertensi mengalami peningkatan jumlah penderita. Hipertensi meningkat dari 25,8% menjadi 34,1% dari populasi di Indonesia. Provinsi Kalimantan Selatan menduduki peringkat pertama dengan prevalensi hipertensi sebesar 44,1%, lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata prevalensi nasional sebesar 34,1%. Tujuan penelitian untuk melakukan intervensi terkait kejadian hipertensi di Desa Guntung Paikat dengan kegiatan GERMAS PENSI (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat: Penyuluhan, konseling dan Senam Hipertensi) dilaksanakan pada November 2021. Sasarannya warga Desa Guntung Paikat RT 003/RW 001 Kecamatan Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru. Jumlah responden sebanyak 18 responden. Program ini diselenggarakan sebagai intervensi dari kejadian hipertensi di RT 003/RW 001 untuk mengubah pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat terhadap upaya pencegahan risiko hipertensi, upaya deteksi dini, dan mendorong masyarakat untuk melakukan olahraga hipertensi. Kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan, pre-post test, pemeriksaan tekanan darah, dan olahraga. Berdasarkan hasil survei diketahui dari 18 responden sebelum intervensi terdapat 11 yang hipertensi, 7 tidak hipertensi. Setelah dilakukan intervensi terjadi penurunan jumlah responden yang mengalami hipertensi yaitu 5 dan 13 tidak hipertensi. Dikarenakan sebagian responden mengalami peningkatan pengetahuan, rutin penyuluhan dan olahraga dalam upaya pencegahannya.  

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jamsi

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Public Health

Description

Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) ...