Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Vol 3, No 1 (2015)

KALIMAT MAJEMUK PADA NOVEL RANTAU 1 MUARA DAN IMPLIKASINYA SEBAGAI BAHAN AJAR

Silvana Yulanda (Unknown)
Wini Tarmini (Unknown)
Eka Sofia Agustina (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Feb 2015

Abstract

The problem of this research is the use of compound sentences in novel Rantau 1 Muara by Ahmad Fuadi and its implication in Indonesia learning at SMA. The aim of the research is to investigate the use of compound sentences in the novel and the implication in Indonesia learning at SMA. The method used qualitative descriptive. The source of data research is Rantau 1 Muara by Ahmad Fuadi. Based on the results of data analysis, it is found that (1) Equal compound sentences, (2) Complex sentences, and (3) Compound-complex sentences. Compound sentences in novel Rantau 1 Muara by Ahmad Fuadi is proper as an alternative materials in SMA.Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan kalimat majemuk pada novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi dan implikasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan kalimat majemukpada novel dan implikasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah Novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan (1) kalimat majemuk setara, (2) kalimat majemuk bertingkat, dan (3) kalimat majemuk campuran.Kalimat majemuk dalam novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi layak dijadikan sebagai alternatif bahan ajar siswa di SMA.Kata kunci: implikasi bahan ajar, kalimat majemuk, novel.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

BINDO1

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian bidang pendidikan bahasa dan sastra, meliputi linguistik teoritis, linguistik terapan, linguistik lintas disiplin, tradisi lisan, filologi, semiotika, sastra murni, sastra terapan, sastra lintas ...