Kesiapan guru-guru Bahasa Inggris SMK dalam penerapan kurikulum merdeka menunjukkan profesionalisme mereka dalam mendukung program SMK Pusat Keunggulan. Program ini mendorong peningkatan kualitas profesionalisme guru-guru SMK dan meningkatkan kinerja SMK agar dapat menghasilkan lulusan yang bisa terserap di dunia kerja atau menjadi wirausaha. Program Pengabdian pada Masyarakat oleh dosen-dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya berupa bimbingan dan pelatihan teknis secara luring dan daring untuk mengetahui kesiapan profesionalisme guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka diberikan kepada para guru SMK negeri dan swasta pengajar Bahasa Inggris se Surabaya dan sebuah kota di Jawa Timur. Hasil pelatihan dan penugasan kepada para guru SMK tersebut diketahui kesiapan kognitif para guru peserta bimbingan teknis bisa dilihat dari peta konsep yang mereka buat tentang profesionalisme guru dalam menerapkan kurikulum merdeka. Dari 38 guru Bahasa Inggris SMK Negeri dan Swasta di sebuah kota di Jawa Timur yang mengikuti program ini, 32 guru yang mengumpulkan tugas untuk membuat peta konsep tentang profesionalisme guru SMK dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Hasil pelatihan dan tugas dari bimbingan teknis diperoleh hasil sebagai berikut: terdapat 6 (19 persen) peta konsep berpredikat baik, 5 (16 persen) peta konsep berpredikat sedang, 3 (9 persen) peta konsep berpredikat kurang, dan 18 (56 persen) peta konsep tidak menyebutkan tentang profesionalisme guru SMK. Minimnya pemahaman konsep professionalisme guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka ini menunjukkan bahwa profesionalisme guru menghadapi tantangan yang serius. Kualitas konsep profesionalisme guru SMK dalam menerapkan Kurikulum Merdeka tersebut dapat mempengaruhi kesuksesan pelaksanaan Kurikulum Merdeka dan keberhasilan program SMK Pusat Keunggulan.
Copyrights © 2022