Kemampuan berpikir ktitis dalam pembelajaran sangat diperlukan karena dengan kemampuan berpikir kritis siswa mampu mengenali materi pembelajaran dengan baik, serta mendorong proses berpikir kritis siswa untuk menemukan fakta-fakta dalam pembelajaran. Peneliti berasumsi bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Cooperative Script mempengaruhi peningkatan berpikir kritis siswa untuk menunjang kelancaran proses pembelajaran. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan berpikir kritis siswa yang menggunakan model pembelajaran Cooperative script dengan yang menggunakan metode pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design Nonequivalent Control Group Design dan tenik sampel yang digunakan oleh peneliti yaitu menggunakan sampling jenuh dengan populasi siswa yang terdiri dari 42 orang siswa kelas X dan semuanya di gunakan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan melalui test, metode dokumentasi dan metode observasi. Dengan demikian, Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat perbedaan berpikir krits siswa yang menggunakan model pemmbelajaran Koperatif tipe Cooperatove Script dengan yang menggunakan metode konvensional pda pengukuran ahir.
Copyrights © 2022