Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana profil penalaran siswa SMA dalam Memecahkan Masalah geometri ditinjau dari perbedaan kemampuan matematika. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMA kelas XII yang dikelompokkan ke dalam 3 kategori kemampuan, yaitu berkemampuan tinggi, sedang dan rendah. Kemudian setelah diperoleh ketiga kelompok siswa tersebut, dari masing-masing level diambil masing-masing 1 siswa yang dapat berkomunikasi dengan baik. Hal ini dapat diketahui dari informasi guru matematikanya. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu penalaran siswa kelas XII SMA dalam memecahkan masalah geometri hanya 38% yang benar-benar memahami konsep geometri. Dari 3 subjek yang diwawancarai, Siswa dengan katagori kemampuan tinggi merupakan siswa yang memiliki kemampuan lebih baik dibanding siswa lainnya. Siswa dengan katagori kemampuan sedang tidak sepenuhnya menguasai seluruh indikator pemahaman konsep geometri dalam memecahkan masalah, sedangkan siswa dengan katagori kemampuan rendah memiliki kemampuan penalaran dalam pemecahan masalah geometri yang rendah, karena subjek dengan katagori berkemampuan rendah tidak mampu dalam menyatakan ulang konsep geometri maupun dalam pengaplikasian konsep atau algoritma dalam pemecahan matematis. Dengan demikian penalaran siswa dapat dilihat dari tingkat pemahaman, penguasaan materi serta keberhasilan belajar siswa. Namun dalam kenyataannya penalaran siswa masih rendah, khususnya pada pemecahan masalah yang berkaitan dengan materi Geometri.
Copyrights © 2022