Latar Belakang : Variabel yang diuji dalam penelitian ini terdiri dari laba bersih yang diproksikan dengan Return On Asset (ROA), arus kas yang diproksikan dengan Arus Kas Operasi (AKO), dan financial distress yang di analisis dengan model probabilitas. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh laba bersih dan arus kas secara parsial dan simultan terhadap financial distress pada sub sektor perdagangan eceran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2020. Metode : Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dan uji asumsi klasik dengan bantuan software statistik Eviews 12. Hasil : Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa laba bersih secara parsial berpengaruh terhadap financial distress dengan nilai t-statistik sebesar 15.01725 dengan nilai probabilitas 0.0000. Kesimpulan : Kesimpulannya, penelitian ini membuktikan bahwa laba bersih dan arus kas mampu untuk menganalisa kondisi financial distress pada suatu perusahaan.
Copyrights © 2022