AbstrakBudidaya tanaman hias saat ini sedang banyak digeluti, salah satu alasannya adalah sebagai hobi namun dai hobi tersebut ternyata mendatangkan pendapatan di era pandemi covid 19 ini. Diantara tanaman hias tersebut ada tanaman hias yaitu Kaktus. Tanaman kaktus dan sebagian besar tanaman hias dengan habitat gurun merupakan tanaman yang relatif mudah dalam perawatan. Proses budidaya juga bisa dilakukan dalam skala rumahan. Ada sebuah organisasi atau komunitas nirlaba yaitu Cactus and Succulent Society of Indonesia (CSSI) yang khusus fokus pada tanaman hias kaktus dan tanaman gurun lain nya di Indonesia. CSSI terkendala pada pemasaran khususnya media edukasi karena masih banyak yang tidak mengetahui kemudahan membudidaya kaktus sehingga pamornya belum sebaik tanaman hias lainnya. Permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimana peran media digital dalam memberikan edukasi budidaya kaktus kepada masyarakat, dengan harapan dapat memaksimalkan edukasi budidaya tanaman Kaktus yang dilakukan oleh CSSI agar dapat memberikan pengetahuan bagi masyarakat yang ingin membudidaya Kaktus dan memaksimalkan pemasaran tanaman Kaktus hasil budidaya penggiat atau penghobi Kaktus agar menambah penghasilan masyarakat yang melakukan budidaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil yang didapatkan adalah bahwa CSSI telah menggunakan media sosial secara terbatas, sehingga jika ingin mewujudkan peningkatan penjualan maupun berbagi informasi mengenai edukasi budidaya atau hibridasi Kaktus dan Sukulen, CSSI membutuhkan suatu media terpadu yang bisa mengakomodir semua keinginan tersebut yaitu dengan membuat sebuah website dan video melalui Youtube yang dapat dibuat oleh masing-masing anggota yang diunggah sesuai persetejuan pengurus CSSI.Kata Kunci: Kaktus, Sukulen, CSSI, Penjualan, Edukasi, Budidaya, Pemasaran, Media Sosial AbstractCultivation of ornamental plants is currently being cultivated, one of the reasons is as a hobby, but this hobby has turned out to be a source of income in the era of the COVID-19 pandemic. Among these ornamental plants there are ornamental plants namely cactus. Cacti and most ornamentals with desert habitats are relatively easy to care for. The cultivation process can also be done on a home scale. There is a non-profit organization or community, namely the Cactus and Succulent Society of Indonesia (CSSI) which specifically focuses on ornamental cacti and other desert plants in Indonesia. CSSI is constrained by marketing, especially educational media because there are still many who do not know the ease of cultivating cacti so that the prestige is not as good as other ornamental plants. The problem in this research is how the role of digital media in providing education on cactus cultivation to the public, with the hope of maximizing education on cactus cultivation carried out by CSSI in order to provide knowledge for people who want to cultivate cacti and maximize marketing of cactus plants cultivated by cactus enthusiasts or hobbyists. in order to increase the income of people who do cultivation. This study uses a qualitative method. The results obtained are that CSSI has used social media on a limited basis, so if you want to increase sales or share information about cultivation education or hybridization of Cacti and Succulents, CSSI needs an integrated media that can accommodate all these desires, namely by creating a website and video via Youtube which can be made by each member uploaded according to the approval of the CSSI management. Keywords: Cactus, Succulent, CSSI, Selling, Education, Cultivation, Marketing, Social Media
Copyrights © 2022