Beberapa penelitian menyatakan bahwa Sport Education Model (SEM) dan Fundamental Movement Skills (FMS) berhubungan positif dengan pencapaian aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan ingin menguji perbedaan SEM tiga fase terhadap 50% dari waktu yang dihabiskan dalam aktivitas fisik sedang hingga kuat pada siswa yang memiliki FMS tinggi. 13siswa (laki-laki) kelas VII terlibat dalam penelitian ini. Data aktivitas fisik diperoleh dengan menggunakan Polar RC3 GPS. Teknik analisis data menggunakan One-Way ANOVA. Penelitian ini menyimpulkan peran siswa sebagai pemain dengan FMS tinggi yang terlibat pelajaran SEM tiga fase, memiliki perbedaan SEM tiga fase terhadap 50% dari waktu yang dihabiskan dalam aktivitas fisik sedang hingga kuat, sehigga SEM tiga fase dengan adanya FMS tinggi dapat digunakan dalam pencapaian aktivitas fisik. Peneliti menyarankan agar melakukan penelitian dengan melibatkan semua peran dalam SEM, sehingga hasil penelitian dapat digeneralisasikan.
Copyrights © 2022