Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol 2 No 1 (2009): Vol 1 No 1 (2009): (Januari-Desember) 2009

MEMBANGUN BUDAYA PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN BERKESADARAN GENDER

Dedi Sunardi (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Jan 2021

Abstract

Pandangan-pandangan yang bias gender telah mengakar dalam wacana dan praktek keberagamaan dengan atau tanpa legitimasi ajaran agama, akan menjadi lebih sulit untuk dibongkar atau didekonstruksi jika peran-peran tiap elemen mayarakat terutama kyai atau ulama sebegai tokoh agama tidak diperhitungkan. Sebab para kyai/ulama dengan kelebihan pemahamannya terbadap masalah-masalah agama, seringkali dilihat sebagai orang yang selalu dapat memahami keagungan Tuhan dan rahasia alam, sehingga mereka dianggap memiliki kedudukan yang tidak terjangkau, terutama oleh orang awam. Pemindahan kompetensi dalam bidang agama ke tangan para kyai dalam suatu masyarakat bukan merupakan suatu realitas yang muncul dengan tiba-tiba, melainkan sudah melalui historisisme seusia dengan umur masyarakat itu sendiri. Sebagai institusi pendidikan tertua di Indonesia, pesantren telah lama menjadi lembaga yang memiliki kontribusi yang penting sebagai: agen perubahan sosial {agent of social change). Banyaknya jumlah pesantren di Indonesia, serta besarnya jumlah santri pada tiap pesantren menjadikan lembaga pendidikan tradisional ini layak diperhitungkan dalam kancah pembangunan bangsa di bidang pendidikan dan moral Kata Kuna: Gender, Pendidikan Pesantren, Kesetaraan

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

dedikasi

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Social Sciences

Description

Dedikasi is a journal published by the LP2M of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Indonesia. This journal focuses on studies in the empowerment of Indonesian society, with special reference to culture, politics, society, economics, history, and humanities. It cordially invites contributions from ...